DeRE-Indonesia merupakan organisasi non pemerintah yang bergerak dalam penelitian, pemberdayaan masyarakat, penguatan pengetahuan lokal, budaya, pendidikan, publikasi, serta pengembangan masyarakat sipil menuju masyarakat yang mandiri, demokratis dan berkelanjutan.
Tahun Berkarya
Program Sosial
Provinsi Target Kolaborasi
Development for Research and Empowerment (DeRE-Indonesia) merupakan organisasi non pemerintah yang berbasis akademis dan berfokus pada pengembangan penelitian, penguatan pengetahuan lokal, kearifan lokal, budaya, pendidikan, publikasi ilmiah, pelatihan, workshop, serta pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
DeRE-Indonesia didirikan pada tanggal 25 Mei 2005 di Kota Lhokseumawe dan terus berkembang menjadi organisasi yang aktif mendukung penguatan kapasitas masyarakat sipil, komunitas lokal, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan berbagai organisasi masyarakat di Indonesia.
Seluruh program dilaksanakan dengan pendekatan People Centered Development, Community Empowerment, Good Governance, serta Sustainable Development sebagai landasan utama dalam setiap kegiatan.
Penelitian sosial, budaya, ekonomi, politik, pendidikan dan lingkungan.
Pendampingan komunitas, penguatan kapasitas, serta pemberdayaan masyarakat.
Pelatihan, workshop, publikasi, seminar, dan pendidikan nonformal.
Kolaborasi dengan pemerintah, kampus, NGO, dan mitra nasional maupun internasional.
| Nama Lembaga | Development for Research and Empowerment (DeRE-Indonesia) |
|---|---|
| Status | Non Government Organization (NGO) |
| Berdiri | 25 Mei 2005 |
| Negara | Indonesia |
| Website | www.dereindonesia.or.id |
| dereindonesia2005@gmail.com | |
| NIB | 2005260096716 |
| NPWP | 000 0000 0969 1629 |
Jl. Ahmad Kandang Mns. Mee Muara Dua, Lhokseumawe, Aceh 24351
Jl. Tgk. Imum Lung Bata No. 02 Banda Aceh
Jl. Setiabudi Barat No.01 Jakarta Selatan
Menjadi lembaga non pemerintah yang tangguh, terpercaya, dan profesional sebagai wahana aktivitas intelektual untuk mewujudkan kesejahteraan, kemandirian, serta kemapanan masyarakat melalui penguatan pengetahuan lokal, kearifan lokal, seni budaya, peradaban, serta tata pemerintahan lokal yang baik di Aceh dan Indonesia.
Melaksanakan riset, pengembangan, dan pemberdayaan masyarakat berbasis pengetahuan lokal serta kearifan lokal.
Melakukan pembelaan terhadap hak-hak masyarakat sipil serta kelompok rentan melalui pemberdayaan komunitas.
Mengembangkan gagasan kritis, demokrasi, dan partisipasi aktif masyarakat.
Mendorong terciptanya kemitraan lokal yang saling percaya antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat.
Mengembangkan budaya kerja, pendidikan, kesehatan, dan kemandirian ekonomi masyarakat.
Melestarikan pengetahuan lokal, budaya, adat, serta lingkungan hidup secara berkelanjutan.
Melakukan monitoring, evaluasi, serta penguatan arah pembangunan yang berpihak kepada masyarakat.
Mengembangkan penguatan civil society, good governance, dan pembangunan berkelanjutan.
Menempatkan seluruh masyarakat dalam posisi yang setara dan memperoleh hak yang sama.
Mengembangkan kapasitas masyarakat agar mampu tumbuh secara mandiri.
Seluruh proses pembangunan harus melibatkan masyarakat secara aktif.
Menjalankan organisasi dengan prinsip transparansi, kepercayaan, dan tanggung jawab.
Mengedepankan nilai kemanusiaan, keberagaman, serta penghormatan terhadap budaya lokal.
Seluruh program dirancang untuk memberikan manfaat jangka panjang.
Melaksanakan penelitian, kajian kebijakan, pengembangan pengetahuan, observasi, monitoring, evaluasi, serta pengumpulan data untuk mendukung pembangunan masyarakat.
Pemberdayaan masyarakat, pendampingan komunitas, penguatan kapasitas, pengembangan ekonomi lokal, serta pembangunan berkelanjutan.
Penguatan masyarakat sipil, demokrasi, good governance, partisipasi publik, serta tata kelola pemerintahan yang baik.
Pelatihan, workshop, seminar, publikasi ilmiah, pendidikan nonformal, serta peningkatan kapasitas SDM.
Melaksanakan penelitian aksi, kajian sosial, budaya, ekonomi, politik, serta pembangunan masyarakat.
Workshop, seminar, training, penguatan kapasitas, pendampingan, dan transfer pengetahuan.
Pendampingan komunitas, penguatan kelembagaan, pengembangan ekonomi masyarakat, serta advokasi.
Produksi media, publikasi ilmiah, newsletter, website, media sosial, serta diseminasi hasil penelitian.
Analisis kebijakan, dialog publik, public hearing, serta penguatan masyarakat sipil.
Penelitian multidisiplin berbasis masyarakat.
Pemberdayaan masyarakat dan komunitas lokal.
Pendidikan dan peningkatan kapasitas SDM.
Good governance dan civil society.
Penguatan budaya dan kearifan lokal.
Kolaborasi pemerintah, kampus dan NGO.
Prof. Dr. M. Nazaruddin, M.Si, Dr. T. Kemal Fasya, M.Hum, Prof. Dr. Nirzalin, M.Si, Prof. Daniel, M.Si, Prof. Dr. Suadi, M.Si, Dr. Ibrahim Chalik, Dr. Alfian, Dr. Al Chaidar, Dr. Taufik, serta akademisi dan praktisi lainnya.
Jl. Ahmad Kandang Mns. Mee Muara Dua, Lhokseumawe, Aceh 24351
dereindonesia2005@gmail.com
www.dereindonesia.or.id
0813 9502 9273